Siapa sih yang tidak ingin dapetin beasiswa?! Termasuk kamu pasti mau kan? Kalau begitu, kenali dahulu jenis-jenis beasiswa yang ingin kamu sasar dan mulailah menerapkan strategi ini agar kamu terpilih menjadi kandidat penerima beasiswa.

Cara efektif untuk mendapatkan beasiswa yang cocok untuk kebutuhan ilmu kamu sendiri tentunya dengan mengetahui jenis-jenis beasiswa yang ada terlebih dahulu, seperti :

Beasiswa Atlet

Sekolah atau perguruan tinggi umumnya merekrut sosok berprestasi dalam bidang olahraga. Kemudian akan dididik untuk menjadi atlet professional yang bisa mengharumkan nama sekolah ataupun nama bangsa. Oleh karena itu, para peserta didik akan membayarnya dengan prestasi olahraga.

Beasiswa Penghargaan

Umumnya, beasiswa jenis ini diberikan dalam berbagai bentuk, bisa berupa dana ataupun program lanjutan pendidikan secara cuma-cuma kepada mereka yang memiliki kelebihan di jalur akademik. Contohnya, para pelajar yang memiliki prestasi akademik di sekolahnya, seperti meraih nilai bagus terus menerus atau memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Untuk bisa meraih beasiswa jenis ini, kamu harus berkompetitif menjadi yang terbaik diantara peserta didik lainnya.

Beasiswa Penuh

Jika kamu beruntung, tentunya akan mendapatkan beasiswa penuh. Apa itu? Beasiswa yang diberikan kepada mereka yang berprestasi mulai dari kebutuhan hidup, buku, dan biaya pendidikan, semuanya ditanggung.

Beasiswa Bantuan

Bagi kamu yang berprestasi namun tidak memiliki cukup dana untuk melanjutkan program akademik ke jenjang yang lebih baik, biasanya hadirlah beasiswa bantuan di masing-masing sekolah ataupun tempat orangtua mereka bekerja. Jika di sekolah, biasanya para guru langsung mengetahui siapa saja kandidat yang mebutuhkannya. Sedangkan di tempat orangtua bekerja, biasanya harus menyertakan hasil akademik berupa raport terbaik sang anak.

c-shutterstock_536624842.jpg

Nah, setelah mengetahui jenisnya, kamu pasti akan lebih fokus menerapkan strategi jitu untuk mendapatkan beasiswa yang dimaksud.

Pertama, tunjukkan prestasi terbaikmu. Untuk menarik minat pemberi beasiswa, lakukan yang terbaik. Minimalisir kesalahan karena bisa menutup peluang yang ada. Jika diharuskan belajar kembali, lakukan itu untuk menunjukkan keseriusan kamu.

Lihat peluang yang ada. Jika sebelumnya hanya fokus memilih pada satu perguruan tinggi atau instansti tertentu yang menyediakan beasiswa, namun strateginya bisa juga dirubah dengan mencari banyak peluang di berbagai tempat yang sesuai dengan prestasi yang kamu miliki. Hal ini dilakukan jika satu tempat ditolak, maka masih memiliki cadangan lainnya.

Rajin bertanya. Tidak ada salahnya hal ini dilakukan juga karena akan menambah peluang buat kamu memperoleh beasiswa. Bisa bertanya ke bagian tata usaha sekolah atau kampus, bisa juga ke teman atau ke orang tua. Jika tersedia, segera ajukan dan penuhi persynaratanya.

Jelajahi dunia maya. Cara paling mudah dan praktis adalah dengan berselancar di dunia maya untuk mendapatkan informasi terkini tentang penyediaan beasiswa di berbagai instansi pendidikan atau lembaga tertentu. Untuk itu, jangan lupa untuk selalu update CV kamu ya.

Setelah itu, kenali target sponsor dan ikuti aturan mainnya. Pahami dan ikuti semua persyaratan yang ditetapkan. Jangan mengurangi dokumen kriteria yang ditentukan. Tapi, kamu boleh menambahkan kelebihan yang kamu miliki agar menjadi nilai lebih yang bisa dipertimbangkan. Meskipun demikian, kamu harus membaca terlebih dahulu panduan yang diberikan dengan teliti agar tidak mengurangi penilaian.

Perhatikan dateline. Usahakan untuk mengirim berkas yang diperlukan sebelum batas waktu berakhir, paling tidak harus tepat waktu. Yang pasti, jangan sampai lewat batas waktu yang telah ditentukan karena bisa didiskualifikasi atau mengurangi penilaian.

Berdoa. Terakhir, jangan lupa untuk tetap selalu berdoa. Karena sepintar apapun kamu jika tidak disertai dengan doa maka jalan kesuksesan akan sedikit tertutup. Sukses ya! (Dra/Foto : Shutterstock)