Kebiasaan mencontek seakan telah menjadi budaya di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia. Mencontek dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti suatu kegiatan mencontoh, meniru, menjiplak atau meniru tulisan pekerjaan orang. Kebiasaan menyontek banyak dilakukan disaat sedang menghadapi ujian atau tes.

Mencontek dikategorikan menjadi dua bagian, yakni mencontek dengan usaha sendiri dengan membuka buku catatan kecil yang sudah ditulis ditangan atau di tempat lain seperti di kertas, di meja, dll. yang kedua yakni dengan meminta bantuan teman. Misalnya menanya jawaban dari teman atau berkompromi menggunakan berbagai macam kode tertentu.

Biasanya mereka yang mencontek karena ingin mendapatkan nilai bagus, sikap malas yang terukir dalam diri, kurang mengerti arti dari pendidikan, dsb. Apalah artinya nilai bagus bila hasil yang didapat bukan usaha kita sendiri. Sebenarnya mereka tahu dampak dari mencontek, tapi mereka tidak takut dan malu untuk melakukannya.

Perlu diingat ya Teman kalau mencontek bukanlah perbuatan yang baik ditiru karena hal ini bisa mengkis kejujuran dan mengikis rasa malu. Kita sebagai pelajar yang berakhlak harus dapat bersikap jujur dalam menghadapi ulangan sehingga tertanam rasa percaya diri. Berikut cara mengatasi agar kita tidak suka mencontek.

  • Selalu ingat bahwa mencontek adalah perbuatan dosa.
  • Meningkatkan rasa percaya diri, kalau tingkat kepercayaan diri tinggi maka kita tidak akan mau melihat hasil orang lain.
  • Jangan malas belajar. Usahakan bila ada ujian atau tugas kita harus bisa mengerjakannya sendiri.
  • Kurangi kebiasaan mencontek baik bertanya dengan teman atau menulis catatan kecil di kertas.
  • Tingkatkan kedisplinan, kamu pasti pernah mendengar kata "Disiplin kunci keberhasilan", maka dari disiplin kita bisa menjalankan semua jadwal kegiatan.
  • Buatlah jadwal kegiatan belajar sehari-hari, kita bisa membuat jadwal mulai dari bangun sampai kita istirahat, sehingga kamu tidak akan bingung lagi dengan tugas yang belum selesai.
  • Terus berusaha dan tidak menyerah saat hasil yang didapat tidak baik namun itu lebih baik karena hasil sendiri. Dari situ kamu bisa belajar untuk terus belajar memperbaikinya. (***)