Kalian ngerasa ga si akhir-akhir ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yaitu Nadiem Makarim lagi jadi trending loh guys. Selain muda dan kreatif, kemunculan Nadiem Makarim juga banyak membawa perubahan terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Seperti apa sih perubahan yang terjadi? Penasaran? Yuk simak infonya dibawah ini !

"Pada 2020 USBN itu akan diganti. Sistemnya dikembalikan ke esensi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas), yakni diberikan kepada setiap sekolah untuk menyelenggarakan ujian kelulusannya sendiri," ujar Nadiem Makarim saat memaparkan "Merdeka Belajar" di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Pernyataan yang disampaikan Nadiem Makarim bahwa memang benar mekanisme Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun 2020 akan terjadi perubahan loh! Sesuai dengan UU Sisdiknas dan juga prinsip pendidikan bahwa yang paling memahami siswa adalah guru. Sehingga USBN dikembalikan pada esensinya yaitu asesmen akhir jenjang yang dilakukan oleh pihak guru dan sekolah.

Selain itu, asesmen akhir jenjang sekolah memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif yang tidak hanya didasarkan pada tes tertulis akhir tahun saja. Hal ini juga mendorong sekolah mengintensifkan dan memperluas keterlibatan guru di dalam semua tingkat dalam proses asesmen.

Sebagai pengganti USBN, setiap sekolah mengadakan ujian sesuai dengan kebijakan sekolah yang dilaksanakan dalam beragam bentuk asesmen sesuai dengan kompetensi yang diukur.

Dari sisi bentuk ujian, setiap sekolah bebas menggunakan beragam bentuk asesmen, namun disarankan untuk menggunakan asesmen bentuk lain seperti penugasan, portofolio siswa, dan project kolaboratif.

Waktu pelaksanaan asesmen juga tidak harus dilakukan pada penghujung tahun sebagaimana ujian konvensional selama ini, melainkan penilaian portofolio dan penugasan dapat dilakukan sejak semester ganjil.

Perubahan yang terjadi pada pelaksanaan USBN 2020 diharapkan dapat meningkatkan kompetensi nilai siswa secara lebih komprehensif. Perubahan ini juga memungkinkan penilaian yang lebih terdiferensiasi sesuai dengan kebutuhan individual siswa.

Selain memudahkan siswa dan guru, perubahan pelaksanaan USBN juga diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan dan memajukan sistem pendidikan di Indonesia.

Sumber: Kompas.com

Foto: Ilustrasi/Kemendikbud Apresiasi Netflix Dukung Pengembangan Talenta Perfilman Indonesia