Kamu pandai berhitung? Atau kamu lihai di bidang kesenian? Jika memang iya, itu artinya kamu memiliki otak kiri yang dominan dan otak kanan yang super aktif. Termasuk yang manakah kamu?

Menurut Roger Sperry, seorang ahli neuropsikolog asal Amerika Serikat yang melakukan riset selama 10 tahun lebih tentang otak manusia mendapatan hasil bahwa otak manusia terdiri atas dua bagian. Menurutnya, kedua belah otak ini saling memberi informasi.

Adapun belahan otak kanan, bertugas mengendalikan otot-otot di bagian kiri tubuh. Sementara otak belahan kiri mengontrol otot di bagian sebaliknya.

Sedangkan secara umum belahan otak kiri sangat dominan dalam fungsi bahasa verbal. Selain itu bagian ini juga mengerjakan fungsi logika dan komputasi matematika. Bisa dibilang bahwa otak kiri merupakan pengendali intelligent quotient (IQ).

Fungsi tersebut ternyata tidak ditemui pada otak bagian kanan. Hal ini karena otak kanan lebih berfungsi dalam pengembangan emotional quotient (EQ).

Menurutnya, otak kanan juga berhubungan dengan kemampuan intuitif seni (seperti menyanyi, menari, melukis), kemampuan merasakan, pusat khayalan dan kreativitas, serta pengendalian ekspresi manusia.

Berdasarkan penelitian, muncul pertanyaan "sebaiknya otak bagian mana yang harus diunggulkan?".

Jangan khawatir!! Secara otomatis dan alami otak akan selalu menjaga keseimbangan dan bertugas membagi kontrol agar dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Untuk mewujudkan hal ini, kreativitas, aktivitas, dan pelayanan sekolah menjadi wadah yang tepat untuk mengembangan dan menyeimbangkan fungsi otak siswa sesuai dengan bakat dan minat yang diinginkannya. Dengan cara ini, otak kanan dan otak kiri akan seimbang dan bekerja sesuai porsinya.

Foto : Dok. Antara