Seperti yang kita ketahui, bahwa mata pelajaran di Indonesia banyak sekali. Bukan hanya anak SMA, melainkan sekolah dasar juga sudah menerapkan banyak mata pelajaran. Oleh karena itu perlu adanya meminimalisir mata pelajaran terlebih lagi mata pelajaran sesuai minat bakat siswa.

1. Meningkatkan teknologi dalam proses pembelajaran

cara belajar di jaman sekarang bukan hanya dengan kertas, pensil, pulpen dan buku paket . Sekarang itu kita belajar bisa melalui online, bukan hanya belajar, latihan soal, mengumpulkan PR, dan ujian bisa melalui gadget.

2. Kesadaran penuh masyarakat bahwa kepintaran seorang siswa bukan lah dari niai akademiik

Di Indonesia nilai itu adalah salah satu patokan mengukur kepintaran seorang siswa , padahal bukan hanya nilai akademik loh adanya kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosi.

3. Mengapresiasikan karya dari mulai akademik hingga non akademik

Mengapresiasikan suatu karya itu sangat penting loh, untuk membuat mereka lebih semangat dari sebelum nya, membuat mereka mengeluarkan ide ide yang jauh lebih menarik dari sebelum nya, mengapresiasi bukan hanya karya besar besar saja tapi mengapresia karya yang kecil pun harus turut dilakukan.

4. Biaya yang terus bertambah

Faktor utama kenapa banyak anak anak di Indonesia putus sekolah adalah karna tingginya biaya dari tahun ke tahun.

Itulah setidaknya harapan anak anak, untuk menjadi penerus bangsa yang baik dan terpelajar.

Sumber photo : novakdjokovicfoundation.org